082331566225 kwarcabsumenep1329@gmail.com

Kwarcab Sumenep Dorong Transformasi Peran Pembina Pramuka

Oleh

Haikal DKC

Kwarcab Sumenep Dorong Transformasi Peran Pembina Pramuka
Ketua Harian Kwarcab Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi saat membuka kegiatan KMD-KML di Al-amin Prenduan.

SUMENEP — Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Sumenep mendorong perubahan mendasar dalam peran pembina Pramuka, dari sekadar pelaksana kegiatan menjadi sosok pemimpin yang mampu membentuk karakter generasi muda.

Dorongan itu mengemuka dalam pelaksanaan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) dan Tingkat Lanjut (KML) di Pondok Pesantren Al Amien Prenduan, Sabtu (15/05/2026).

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua Harian Kwarcab Sumenep, Dr. Zamzami Sabiq, M.Psi ini diikuti ratusan peserta dari berbagai gugus depan dan satuan pendidikan. Sebanyak 264 peserta mengikuti KMD, sementara 26 peserta lainnya mengikuti KML.

Dalam sambutannya, Zamzami menegaskan bahwa pembina Pramuka memiliki peran strategis dalam sistem pendidikan nonformal, khususnya dalam membentuk karakter dan kepemimpinan peserta didik. Karena itu, menurutnya, pembina harus terus bertransformasi mengikuti tuntutan zaman.

“Tipe pertama adalah operator, yakni pembina yang mampu menjalankan program latihan di gugus depan. Tipe inilah yang diharapkan lahir dari lulusan KMD,” ujarnya.

Namun, ia menekankan bahwa peran tersebut tidak cukup. Pembina perlu berkembang menjadi sosok yang mampu merancang arah pembinaan secara sistematis.

“Selanjutnya, kata dia, tipe kedua adalah manajer, yaitu pembina yang mampu merancang program latihan sekaligus menentukan capaian peserta didik di gugus depan secara sistematis dan terukur.”

Lebih jauh, Kwarcab Sumenep menargetkan lahirnya pembina dengan kapasitas kepemimpinan yang kuat melalui KML.

Melalui langkah ini, Kwarcab Sumenep berharap pembina Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga mampu menjadi penggerak organisasi, pendidik karakter, serta pemimpin masa depan bagi generasi muda.

Dia menekankan, transformasi peran ini menjadi inti dari pelaksanaan KMD dan KML yang berlangsung selama tujuh hari. Selain materi, peserta juga dibekali praktik lapangan dan penguatan kompetensi kepembinaan.

“Sedangkan tipe ketiga adalah leader, yaitu pembina yang mampu memimpin, mengarahkan, dan mengembangkan program serta rencana pembinaan di gugus depan,” tambahnya.

Diketahui, turut hadir dalam kegiatan tersebut Majelis Pengasuh dan Mudir TMI Al Amien Prenduan, Waka Binawasa Kwarcab Sumenep, Kapusdiklatcab, serta jajaran pelatih kepramukaan. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia pembina Pramuka di Sumenep.

Popular Post

Tinggalkan komentar